Duka Itu ...

27 Mei 2006. Jam 6 pagi kurang sedikit, gempa melanda Jogja mengikuti garis patahan perbukitan wonosari, dari parangtritis sampai ke prambanan terus sedikit. Akibatnya sangat mengerikan. Praktis sebagian besar Kabupaten Bantul hancur berantakan. Korban jiwa meninggal lebih dari 6000 orang. Yang luka-luka tak terhitung banyaknya. Rumah-rumah rubuh atau paling tidak retak-retak dan tak dapat dipergunakan lagi. Listrik praktis padam.

Gempa utama disusul dengan beberapa gempa susulan. Masyarakat yang tidak menjadi korban pun mengalami trauma. Yang rumahnya memang tak dapat dipergunakan lagi terpaksa hidup dan beraktivitas, termasuk tidur, di jalanan sekitar rumah mereka. Yang rumahnya masih bisa dipergunakan, karena trauma juga tidak berani tidur di rumah, tidur di jalan-jalan sekitar rumahnya. Padahal musim hujan. Dan memang terjadi beberapa kali hujan, juga waktu malam.

Sudah dapat diduga beberapa jam sesudah gempa utama yang dahsyat itu, akibat dari gempa tidak hanya akan menjadi urusan sehari dua hari, tetapi berminggu-minggu, berbulan-bulan, malahan mungkin bisa beberapa tahun.

Ujian yang paling utama bagi semua saja adalah: bagaimana membuka hati kepada rahmat terang ilahi, agar tetap percaya dan mempercayakan diri pada rahmat dan kebaikan Tuhan.

Dengan semangat itulah tercipta situs ini.

Salam Kehidupan

- posted Jun 5, 08:48 PM in life-regards hope-for-the-future

Comments

commenting closed for this article